Ulasan WWE Survivor Series: WarGames 2024

Ulasan WWE Survivor Series: WarGames 2024

(Foto: WWE.com)
Survivor Series: Wargames 2024 adalah acara bayar-per-tayang WWE yang diselenggarakan di Rogers Arena di Vancouver, British Columbia, Kanada pada tanggal 30 November 2024. Acara Survivor Series ke-38 ini menampilkan WarGames untuk tiga tahun berturut-turut, masing-masing pria dan wanita mendapat satu. Sementara itu, ada tiga gelar yang dipertandingkan dalam acara ini.

Women's WarGames Match: Team Rhea (Rhea Ripley, IYO SKY, Bianca Belair, Bayley, & Naomi) VS Team Liv (Liv Morgan, Raquel Rodriguez, Nia Jax, Tiffany Stratton, & Candice LeRae)

(Foto: WWE.com)
Bayley dan Nia Jax memulai pertandingan. Jax berhasil mengambil keuntungan dari badannya untuk unggul dari Bayley. Naomi, yang berulang tahun, masuk dengan membawa beberapa senjata. Tim babyface berhasil mengambil keunggulan dengan melakukan beberapa serangan termasuk Stinkface kepada Jax yang diberikan kursi toilet. Tiffany Stratton bersiap untuk masuk, tetapi Candice LeRae menyela dan masuk sambil membawa beberapa kursi baja. Kursi-kursi tersebut digunakan untuk berbagai serangan termasuk Springboard Moonsault yang dilakukan LeRae kepada Bayley. Bianca Belair masuk dengan membawa senjata seperti tong sampah dan meja. Belair memanfaatkan staminanya yang masih penuh untuk menghajar para heel. Stratton masuk dan memberikan beberapa serangan kombo bersama Jax. IYO SKY masuk dan membawa tong sampah unik bersamanya ke atas kandang baja. Sayangnya ia gagal untuk melakukan Powerbomb kepada LeRae sehingga harus melakukan improvisasi. Kemudian, Sky beradu kelincahan dengan Tiffany dengan menunjukkan kemampuan gymnastic masing-masing. Raquel Rodriguez masuk dan mengeluarkan meja dari bawah ring, tetapi tidak membawanya ke atas setelah sempat kebingungan dengan lokasi senjata. Bersama Jax, Rodriguez memanfaatkan kekuatannya untuk menguasai pertandingan lewat gerakan seperti Powerbomb. Kapten tim Rhea Ripley menjadi orang terakhir yang masuk untuk timnya dan membawa meja ke dalam ring. Ripley memanfaatkan topeng yang digunakannya untuk memberikan serangan Headbutt kepada Jax beberapa kali. Kapten tim Liv Morgan menjadi orang terakhir yang masuk. Morgan pergi ke backstage untuk membawa tongkat bisbol dan WarGames pun dimulai.

Ripley membuka topengnya dan langsung menyerang Morgan. Namun ia dikeroyok dan disiksa dengan serangan tongkat bisbol. Sky datang utuk menyelamatkan Ripley yang sempat akan diborgol dan setiap pegulat mulai memberikan serangan secara bergantian. Sky dan Stratton naik ke atas kandang sedangkan para pegulat lain saling berkelahi, masing-masing ring empat orang. Sky melakukan Moonsault sambil memakai tong sampah sementara Stratton melakukan Swanton Bomb untuk membuat penonton riuh. Stratton mengeluarkan koper Money in the Bank miliknya dari dalam tong sampah saat Morgan dan Jax terbaring. Rodriguez menanyakan Stratton apa yang akan dia lakukan sebelum Sky menggunakan APAR utuk menyemprot para heel. Saat itu terjadi, Rodriguez terborgol dan tidak bisa bergerak bebas sepanjang sisa pertandingan. Jax dibanting oleh Naomi dan Belair dengan Powerbomb ke meja, Morgan memutus pin menggunakan tongkat bisbol. Morgan berhasil melakukan Oblivion ke kursi kepada Bayley. Morgan melakukan Codebreaker ke kursi kepada Ripley dan naik ke atas setelah Ripley terbaring di meja. Ripley berhasil bangun dan setelah sedikit perkelahian melakukan Riptide kepada Morgan dari tope rope ke meja dan pertandingan berakhir setelah Morgan di-pin Rhea.

Analisis: Bagian awal dari pertandingan ini kurang bagus karena terdapat beberapa spot yang tidak berjalan mulus. Selain itu, ada botch fatal yang mendapatkan kritik keras yaitu ketika Nia Jax memberikan chair shot yang sangat pelan kepada Naomi dan Bayley. Biasanya heel yang keluar lebih dulu dalam pertandingan WarGames, tetapi pertandingan ini memberikan sebaliknya. Keseruan dari pertandingan ini datang setelah semua pegulat masuk ke ring. Sorotan utama dari pertandingan ini adalah lompatan dari IYO SKY dan Tiffany Stratton. Momen Stratton mencoba untuk cash-in cukup lucu untuk membangkitkan semangat penonton dan memulai serangkaian spot dalam puncak pertandingan. Rhea Ripley mem-pin Liv Morgan yang memperpanjang persetruan keduanya untuk Women's World Championship.
Nilai: 7,5/10

Singles Match untuk WWE United States Championship: LA Knight VS Shinsuke Nakamura

(Foto: WWE.com)
Nakamura berhasil memberikan berbagai serangan untuk memulai pertandingan, kemudian Knight berhasil membalas. Nakamura melakukan serangan siku dan Dropkick untuk dua hitungan. Knight berhasil melakukan DDT untuk dua hitungan. Ada spot ketika Knight melompat ke turnbuckle, tetapi Nakamura berhasil menghindar dan membuat Knight tersandung. Nakamura melakukan Reverse Exploder Suplex dari tali atas, tetapi Knight masih bertahan. Setelah membalikkan keadaan, Knight melakukan Top Rope Elbow Drop ciri khasnya. Saat Knight akan melakukan BFT, Nakamura keluar dari ring. Keduanya kemudian berada di platform baja antara dua ring. Knight mencoba melakukan Suplex tetapi Nakamura melakukan colokan ke mata dan melakukan Reverse DDT di atas baja. Setelah itu, Nakamura melakukan Kinshasa ke belakang kepala untuk memenangkan pertandingan.

Analisis: Pertandingan ini berjalan selama kurang dari 10 menit, waktu yang cukup untuk pertandingan mid-card. Kemenangan Nakamura cukup mengejutkan mengingat dirinya baru saja kembali setelah berbulan-bulan tidak muncul di televisi. Kualitas pertandingannya sendiri lumayan bagus meskipun tidak wow.
Nilai: 7,0/10

Triple Threat Match untuk WWE Intercontinental Championship: Bron Breakker VS Sheamus VS Ludwig Kaiser

(Foto: WWE.com)
Bron berhasil menyerang Sheamus dengan Overhead Suplex di awal pertandingan. Kaiser membawa kursi ke dalam ring, tetapi Bron berhasil menyingkirkannya dan  melakukan Clothesline. Kaiser sempat memberikan beberapa serangan kepada dua lawannya. Bron menjatuhka Kaiser dengan Shoulder Tackle. Kaiser melakukan Sliding Dropkick kepada Bron yang berada di lantai dan melakukan Dropkick kepada Sheamus ke tangga baja. Bron mengambil alih kendali pertandingan dan memberikan berbagai serangan kepada Kaiser. Setelah itu, ia melakukan serangan lutut ke tulang rusuk Sheamus dan diikuti push-up seperti pamannya, Scott Steiner. Sheamus berhasil bangkit dan melakukan Powerslam kepada Bron, tetapi Kaiser memutus pin. Kaiser dan Sheamus bertukar pukulan di bawah ring, kemudian Bron melakukan Clothesline kepada keduanya ke meja komentator. Sheamus dilempar ke area penonton oleh Bron. Sementara itu, Kaiser mencolok mata Bron dan mendorongnya ke tangga baja. Sheamus memberikan banyak serangan ke dada Kaiser. Sheamus melakukan Double Clothesline dari barikade. Ia juga mengatasi Kaiser yang membawa shillelagh sebagai senjata.

Bron dan Sheamus bertarung di atas ring. Sheamus berhasil melakukan Celtic Cross untuk dua hitungan. Setelah itu, giliran Bron yang menyerang. Kali ini dengan Top Rope Frankesteiner. Bron mencoba mengikutinya dengan Spear, tetapi menghantam kursi yang ada di turnbuckle dan terkena Brogue Kick dari Sheamus. Kaiser mencegah Sheamus menang dengan menarik wasit ketika ia sedang menghitung. Kaiser memberikan serangan menggunakan shillelagh kepada Sheamus. Setelah semua pegulat berada di ring, Sheamus dan Kaiser kembali bertarung hingga Bron melakukan Spear kepada Kaiser yang terjatuh keluar ring. Setelah melakukan Spear kepada Sheamus, Bron berhasil memenangkan pertandingan.

Analisis: Pertandingan ini adalah definisi dari keseruan. Ketiga pegulat memberikan aksi yang mengalir dengan cepat dan keras. Penonton sangat riuh dan menginginkan Sheamus memenangkan WWE Intercontinental Championship untuk pertama kalinya. WWE berhasil membuat drama yang sangat menegangkan sepanjang pertandingan dan diakhiri dengan kemenangan kuat untuk Bron Breakker.
Nilai: 9/10

Singles Match untuk World Heavyweight Championship: GUNTHER VS Damian Priest

(Foto: WWE.com)
Bagian awal dari pertandingan ini berjalan dengan sangat lambat. Hanya ada beberapa serangan ringan dan Gunther keluar dari ring untuk mengulur waktu. Gunther berhasil menyerang lengan kiri Priest dan menjadikannya target. Sepanjang menit-menit berikutnya, Gunther terus memberikan serangan ke lengan kiri Priest yang diceritakan cedera. Priest berhasil bangkit dan memberikan beberapa serangan menggunaan tangan kanannya. Priest mendapatkan momentum setelah melakukan Enzuigiri dan berhasil melakukan Flatliner untuk dua hitungan. Gunther mencoba melakukan Powerbomb dan sempat gagal, tetapi setelah memberikan Priest Sleeper Hold, ia berhasil.

Gunther naik ke tali atas, tetapi Priest melakukan Hurricanrana dari tali atas. Priest melakukan Razor’s Edge untuk dua hitungan. Gunther berhasil menggagalkan percobaan South of Heaven dan melakukan Chop. Priest gagal mengangkat Gunther lagi. Hal tersebut berhasil dimanfaatkan Gunther yang melakukan Kimura Lock ke lengan kiri Priest. Priest masih tidak mau menyerah dan meraih tali bawah. Setelah mengambil momentum, Priest melakukan Running Clothesline untuk dua hitungan. Priest naik ke tali atas, tetapi Gunther membuatnya tersandung. Priest mendorong Gunther ke ring dari tali atas, sedangkan ia sendiri terjatuh ke lantai. Saat wasit memeriksa kondisi Gunther, Finn Balor datang dan memberikan injakan kaki dari tangga kepada Priest. Gunther kemudian menyerang Balor sebelum membawa Priest ke ring dan melakukan Powerbomb. Setelah beberapa serangan siku ke dada, Gunther melakukan Sleeper Hold hingga Priest pingsan. Dengan begitu, Gunther memenangkan pertandingan.

Analisis: Pertandingan ini memiliki tempo yang lebih lambat dibandingkan pertandingan mereka beberapa bulan yang lalu pada acara SummerSlam. Pertandingan ini lebih berfokus memberikan simpati kepada Damian Priest yang lengan kirinya terus diserang dan cedera secara kayfabe. Balor kembali melakukan gangguan yang mungkin kurang disukai beberapa orang. Gunther kembali menang melawan Priest dengan bantuan yang membuatnya merasa kurang puas.
Nilai: 7,75/10

Men's WarGames Match: The Original Bloodline (Roman Reigns, Sami Zayn, Jey Uso, Jimmy Uso, & CM Punk) VS The New Bloodline (Solo Sikoa, Tama Tonga, Tonga Loa, Jacob Fatu, & Bronson Reed)

(Foto: WWE.com)
Jey Uso dan Tama Tonga memulai pertandingan. Keduanya saling bertukar serangan, melakukan gerakan seperti pukulan dan Enzuigiri. Setelah melakukan Running Splash, Tama mencoba mem-pin Jey meskipun dalam pertandingan WarGames tidak ada pin sebelum semua peserta berada di dalam ring. Hal ini membuat penonton meneriaki ledekan kepada Tama. Bronson Reed datang dengan melemparkan beberapa kursi. Setelah dilempari kursi oleh Jey, Bronson berhasil menangkis kursi yang ketiga. Jey kemudian disiksa oleh Reed dan Tama. Jimmy Uso masuk dan bersama Jey berhasil membalikkan keadaan sekaligus throwback ke masa-masa mereka sebagai The Usos. Awalnya Tonga Loa akan masuk, tetapi Solo menyuruh Jacob Fatu sebagai gantinya. Fatu berhasil mendominasi, bahkan no selling Samoan Drop dari Jey. Fatu kemudian berteriak "I love you, Solo!" untuk memicu reaksi penonton. Roman Reigns mencegah CM Punk keluar dan menyuruh Sami Zayn untuk masuk ke ring. Zayn memberikan OG Bloodline momentum, sedangkan Reigns dan Punk saling berjauhan di dalam kandang. Zayn menyelesaikan reuninya dengan Jimmy sehingga penonton berteriak "Sami Uso". Namun, Fatu dan Reed mengembalikan momentum ke tim The New Bloodline. Tama Tonga masuk sebagai orang keempat dari tim The New Bloodline dan mereka semakin dominan. CM Punk masuk setelah menyela Reigns. Ia membawa kotak peralatan dan menghajar anggota The New Bloodline terutama Tonga. Punk melakukan gerakan-gerakan khasnya hingga Fatu lagi-lagi no selling dan melakukan Pop Up Samoan Drop kepadanya. Solo Sikoa masuk dan mulai menghajar anggota tim OG Bloodline hingga Punk yang tersisa. Punk disiksa oleh Solo dan timnya. Solo membawa rantai baja dan mengunci pintu kandang. Roman Reigns menjadi orang terakhir yang masuk. Karena pintunya dikunci, Reigns memutuskan untuk memanjat sebelum melakukan Diving Cross Body kepada kelima lawannya.

Roman Reigns membantu kecuali Punk. Paul Heyman datang untuk mendamaikan Reigns dan Punk. Setelah itu, WarGames pun dimulai. Seluruh pegulat yang ada di dua ring mulai bertarung. Zayn melakukan Tornado DDT dari tali atas kepada Reed. The Usos melakukan Superkick dan Uso Splash kepada Tama dan Tonga. Kemudian, Fatu dan Solo menghadapi Reigns dan Punk. Reigns menghindari Samoan Spike, tetapi tidak sengaja melakukan Spear kepada Punk yang akan melakukan GTS karena Solo menghindar. Solo melakukan Samoan Spike kepada Reigns untuk dua hitungan. Reed melakukan Death Valley Driver kepada Punk. Fatu mencoba melakukan gerakan lompatan, tetapi terpeleset. Kemudian, Reed melakukan Splash kepada Punk. Reigns melakukan low blow kepada Fatu sebelum melakukan Spear kepada Solo. Reed melakukan Superkick kepada Reigns dan meletakkannya di atas meja. Reed naik ke atas kandang untuk melakukan Tsunami, tetapi Punk menyelamatkan Reigns sehingga Reed tidak mengenai siapa-siapa (dan cedera). Solo melakukan Samoan Spike kepada Reigns, tetapi The Usos memutus pin. Fatu yang pincang terkena 1D dari The Usos. Bagian klimaks pertandingan dimulai di sini. Jey melakukan Spear kepada Tonga. Kemudian, Tama mendorong Jey ke kandang sebelum terkena Blue Thunder Bomb dari Zayn. Jimmy naik ke atas kandang dan melakukan Uso Splash kepada Fatu yang masih berada di meja. Pada akhirnya, Solo dikepung oleh tim OG Bloodline. Masing-masing Uso memberikan Superkick sebelum melakukan Double Superkick. Zayn memberikan Helluva Kick, sedangkan Punk memberikan GTS. Untuk mengakhiri pertandingan, Reigns melakukan Spear kepada Solo dan mem-pin hingga 3 hitungan.

Survivor Series pun ditutup dengan selebrasi tim OG Bloodline. Punk berbisik kepada Heyman bahwa suatu hari nanti, ia akan meminta balas budi. Reigns, Zayn, Jimmy, dan Jey melakukan selebrasi dengan mengangkat jari telunjuk, sedangkan Punk melakukan pose tidurnya.

Analisis: Pertandingan main event ini sangat dramatis dan seru. Bisa dibilang salah satu pertandingan WWE terbaik tahun 2024. Aksinya juga tidak kalah seru. Ada dua lompatan dari atas kandang walaupun Jimmy dan Reed sayangnya mengalami cedera akibat lompatan itu. Drama antara Punk dan Reigns dibangun dengan sangat baik dan menjadi salah satu sorotan utama dari pertandingan ini. Bagian akhir dari pertandingan ini dengan Solo dikepung oleh semua lawannya dan masing-masing melakukan gerakan khasnya kepadanya sangat memuaskan.
Nilai: 9,5/10

Kesimpulan

Survivor Series WarGames 2024 adalah acara yang solid secara keseluruhan meskipun bukan acara terbaik tahun ini. Pertandingan pembuka, WarGames antara tim Rhea dan tim Liv, sebenarnya tidak dibutuhkan dan memiliki botch yang sangat fatal (pukulan kursi Nia Jax). Sayangnya fans kurang suka dengan pertandingan ini meskipun aksi pada 15 menit terakhir sebenarnya sangat bagus terutama lompatan Stratton dan Sky. Setelah itu, ada pergantian title yang cukup mengejutkan ketika Nakamura mengalahkan Knight. Pertandingan Triple Threat untuk Intercontinental Championship bisa dibilang pertandingan terbaik dalam hal in-ring. Gunther kembali memberikan pertandingan yang solid walaupun gangguan dari Balor sedikit membuat kesal. Pertandingan main event adalah pertandingan yang jangan sampai dilewatkan. Aksi dan drama di dalamnya sangat bagus, ditambah nama top seperti Reigns dan Punk ada di dalamnya.
Nilai: 8,25/10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Pegulat WWE yang Menggunakan Nama Aslinya